ERP Software yang dapat memantau keuangan realtime

22.28 pulpen cinta 0 Comments


Teknologi informasi semakin berkembang pesat saat ini. Persaingan yang pesat dan ketat ini menuntut perusahaan-perusahaan belomba-lomba memperbarui sistem mereka agar lebih efisien dan tidak ketinggalan zaman. Bukan hanya agar tidak ketinggalan, tetapi juga agar bisa mendahului perudsahaan lain dalam persaingan dagang dan industri ini. Salah satu hal baru yang dikembangkan dan di upgrade baru-baru ini adalah ERP. ERP adalah kependekan dari Enterprise Resource Planing. Secara definisi sendiri ERP adalah seperangkat software yang berfungsi untuk mengelola dan mengintegrasikan berbagai aktivitas operasional dalam sebuah bisni. Awanya ERP ini memang hanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar saja. Namun seiring berjalannya waktu, kini UKM dan usaha-usaha lannya juga turut menggunakan software ini karena sudah sangat mudah didapatkan dan banyak keuntungan dalam penggunaannya.

ERP sendiri merupakan pengembangan dari Manufacturing Resource Planning (MRP II) yang kemudian  berevolusi dari MRP di tingkat sebelumnya. Kinerja dari Sistem ERP ini secara umum biasanya menangani proses manufaktur, logistik, distribusi, persediaan (inventory), pengapalan, invoice, dan akuntansi perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem ini nanti akan membantu dalam proses mengontrol aktivitas bisnis seperti penjualan, pengiriman, produksi, manajemen persediaan, manajemen kualitas, dan sumber daya manusia. Sangat membantu dan aman tentunya. Oleh karena itu sistem ini semakin banyak diminati oleh para pengusaha baik dari kalangan kecil hingga kalangan yang bermodal besar. Dalam sejarah penggunannya, ERP hanya dapat mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Hal ini membuat ERP disebut dengan black office.  Berbeda dengan Front Office System yang dapat langsung berurusan dengan pelanggan seperti sistem untuk e-Commerce, Customer Relationship Management (CRM), e-Government dan lain-lain.

Istilah ERP adalah ciptaan pada tahun 1990 oleh Gartner Group. Meskipun  konsep sebenarnya sudah ada sejak tahun 1960-an. Namun  Saat itu, konsep ini hanya diterapkan pada manajemen inventaris dan kontrol di sektor manufaktur. Pengembang software hanya membuat program untuk memantau inventaris, merekonsiliasi saldo, dan melaporkan status saja. Karena memang teknologi zaman itu belum sebesar dan semaju sekarang. Kemudian  pada sekitar tahun 1970, program ini  berevolusi menjadi Material Requirements Planning (MRP) untuk melakukan penjadwalan proses produksi. Selanjutnya pada tahun 1980-an, MRP dikembangkan lagi guna mencakup lebih banyak proses manufaktur, sehingga namanya kemudia diubah menjadi MRP-II atau Material Resource Planning. Terus berkembang pada tahun 1990, sistem ini telah memiliki lebih banyak fungsi baik di luar manajemen inventaris dan proses operasional hingga ke fungsi-fungsi lain seperti keuangan, permesinan, manajemen proyek, dan SDM. Baru pada tahun inilah penggunaan istilah ERP untuk pertama kali dicetuskan.

Seiring perkembanganya, tentu masalah-masalah baru terus muncul. Karena semakin modern zaman tentu akan membuat celah untuk mengetahui kekurangan dari sebuah produk an lama. Seperti yang terjadi di tahun 1990 an. Pengenalan pada EURO membuat perusahaan-perusahaan memperbarui sistem kinerjanya. Banyak juga dari mereka yang memilih untuk benar-benar mengubah sistem mereka dengan mengadopsi solusi ERP. Dari banyaknya pengembangan ini,  membuat NetSuite didirikan. Didirikannya NetSuite ini bertujuan menciptakan sistem yang dapat digunakan di seluruh perusahaan dan bisa dioperasikan melalui internet. Karena memang pada waktu itu fungsionalitas internet mulai terlihat akan menguasai seluruh dunia. Jadi ERP adalah sesuatu yang sangat menguntungkan dan menudahkan bagi perusahaan-perusahaan kecil maupun perusahan besar yang ada di seluruh dunia.

ERP adalah software yang sangat menguntungkan bagi perusahaan dan UKM. Karena dengan menggunakannya anda akan dapat dengan mudah memantau perkembangan uang yang masuk dari berbagai aspek di bidang perusahaan.

You Might Also Like

0 komentar: